A.
Web Service
Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk
mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web
service digunakan sebagai suatu fasilitas yang disediakan oleh suatu web site
untuk menyediakan layanan (dalam bentuk informasi) kepada sistem lain, sehingga
sistem lain dapat berinteraksi dengan sistem tersebut melalui layanan-layanan
(service) yang disediakan oleh suatu sistem yang menyediakan web service. Web
service menyimpan data informasi dalam format XML, sehingga data ini dapat
diakses oleh sistem lain walaupun berbeda platform, sistem operasi, maupun
bahasa compiler.
Web service bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi
antar pemrogram dan perusahaan, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web
Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil
pemrograman yang terdapat di dalamnya.
Beberapa alasan mengapa digunakannya web service adalah sebagai
berikut:
1. Web service dapat
digunakan untuk mentransformasikan satu atau beberapa bisnis logic atau class
dan objek yang terpisah dalam satu ruang lingkup yang menjadi satu, sehingga
tingkat keamanan dapat ditangani dengan baik.
2. Web service memiliki
kemudahan dalam proses deployment-nya, karena tidak memerlukan registrasi
khusus ke dalam suatu sistem operasi. Web service cukup di-upload ke web server
dan siap diakses oleh pihak-pihak yang telah diberikan otorisasi.
3. Web service berjalan
di port 80 yang merupakan protokol standar HTTP, dengan demikian web
service tidak memerlukan konfigurasi khusus di sisi firewall.
Arsitektur
Web Service
Web service memiliki tiga entitas dalam arsitekturnya, yaitu:
1. Service Requester
(peminta layanan)
2. Service Provider
(penyedia layanan)
4. Service Registry
(daftar layanan)
· Service
Provider: Berfungsi untuk menyediakan layanan/service dan mengolah sebuah
registry agar layanan-layanan tersebut dapat tersedia.
· Service
Registry: Berfungsi sebagai lokasi central yang mendeskripsikan semua
layanan/service yang telah di-register.
· Service
Requestor: Peminta layanan yang mencari dan menemukan layanan yang dibutuhkan
serta menggunakan layanan tersebut.
Operasi-Operasi
Web Service
Secara umum, web service memiliki tiga operasi yang terlibat di dalamnya,
yaitu:
1. Publish/Unpublish: Menerbitkan/menghapus layanan ke
dalam atau dari registry.
2. Find: Service requestor mencari dan menemukan layanan
yang dibutuhkan.
3. Bind: Service requestor setelah menemukan layanan yang
dicarinya, kemudian melakukan binding ke service provider untuk melakukan
interaksi dan mengakses layanan/service yang disediakan oleh service provider.
Komponen-Komponen
Web Service
Web service secara keseluruhan memiliki empat layer komponen seperti pada
gambar di atas, yaitu:
1. Layer 1: Protokol internet standar seperti HTTP,
TCP/IP
2. Layer 2: Simple Object Access Protocol (SOAP),
merupakan protokol akses objek berbasis XML yang digunakan untuk proses pertukaran
data/informasi antar layanan.
3. Layer 3: Web Service Definition Language (WSDL),
merupakan suatu standar bahasa dalam format XML yang berfungsi untuk mendeskripsikan seluruh layanan yang tersedia.
B.
STREAMING
Cara yang
digunakan untuk menyiarkan radio internet adalah melalui teknologi streaming,
yaitu teknologi yang dapat menerima serta mengirim informasi dari satu pihak ke
pihak lain menggunakan alat yang dapat menerima aliran media streaming tersebut
juga. Teknologi streaming ini menggunakan lossy audio codec, yaitu program
komputer yang berfungsi untuk mengkompres audio maupun video berdasarkan data
yang diformat melalui streaming suara ke radio internet. Format audio streaming
termasuk MP3, Ogg Vorbis, Windows Media Audio, RealAudio dan HE-AAC
(kadang-kadang disebut aacPlus).
Secara singkatnya
Live streaming adalah tayangan langsung yang di-broadcast kepada banyak orang (viewers) dalam waktu yang bersamaan dengan kejadian aslinya, melalui media data komunikasi (network) baik yang terhubung dengan cable atau wireless
Live streaming adalah tayangan langsung yang di-broadcast kepada banyak orang (viewers) dalam waktu yang bersamaan dengan kejadian aslinya, melalui media data komunikasi (network) baik yang terhubung dengan cable atau wireless
C.
EMAIL SERVICE
Email merupakan sebuah layanan
pengiriman surat elektronik yang dikirim melalui internet. Email dikirim dari
suatu alamat email yang terdapat pada sebuah mail server kepada alamt email
server yang sama maupun pada mail server yang berbeda.
Email dapat dianalogikan dengan kotak surat yang ada di
kantor POS sedangkan server email dapat diibaratkan sebagai kantor POS. Dengan
analogi ini sebuah mail server dapat memiliki banyak account email yang ada
didalamnya.
Untuk mengirim sebuah email dari alamat email yang satu
ke alamat email yang lain digunakan sebuah protocol(aturan) yaitu Simple Mail
Transfer Protocol (SMTP). Protokol SMTP telah menjadi aturan dasar yang
disepakati untuk pengiriman email. Dengan demikian semua software email server
pasti mendukung protokol ini. SMTP merupakan protokol yang digunakan untuk
mengirim email (komunikasi antar mail server), dan tidak digunakan untuk
berkomunikasi dengan client. Service SMTP berjalan pada protokol TCP port 25, yang
merupakan port standar service SMTP. Sedangkan untuk client, digunakan protokol
imap, imaps pop3, pop3s supaya sebuah mail server dapat diakses oleh client,
dikembangkan sebuah aplikasi dimana client dapat mengakses email dari
sebuah email server. IMAP adalah sebuah aplikasi pada layer internet protokol
yang memungkinkan client untuk mengakses email yang ada di server. Selain IMAP
ada juga POP3 yang fungsinya sama dengan imap, akan tetapi memiliki
karakteristik yang berbeda dalam cara pengaksesan pada server.
Untuk dapat melakukan tugasnya, sebuah mail server harus dapat melayani
pengiriman email yang mempergunakan alamat protokol SMTP serta harus mampu
melayani client yang ingin mengakses email dengan menyediakan IMAP dan POP3.
D.
SSH
SSH adalah protokol untuk login ke server remote. Server
hosting berbasis Unix/Linux umumnya memiliki fitur ini, namun bisa atau
tidaknya Anda melakukan SSH/shell bergantung pada paket hosting yang Anda
pilih. Lihat website kami atau hubungi kami untuk
mengetahui apakah fitur SSH tersedia bagi paket hosting Anda.
Secure Shell atau SSH adalah protokol jaringan yang
memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat
jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unixuntuk
mengakses akun shell,
SSH dirancang sebagai pengganti Telnetdan shell remote tak
aman lainnya, yang mengirim informasi, terutamakata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah
untuk dicegat. Enkripsi yang
digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan
yang tidak aman seperti Internet.
E.
FTP
FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah clientdan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukarantransfer data antara dua komputer ( client dan server ).
Transfer yang file/ data inidapat teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer dijaringan lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTPmelalui internet. FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karenaaplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengaksesdata
yang tersimpan pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besarkomputer secara bersamaan
Proses yang terjadi pada FTP
Secara garis besar, Proses transfer data atau file pada FTP memiliki dua alur.
Alur yang pertama adalah proses transfer data dari komputer local ( komputer kita )ke komputer server (komputer remote) yang menyediakan akses ftp, Proses ini dikenal sebagai proses UPLOAD, sedangkan proses transfer data dari komputerserver
( remote ke komputer local ( komputer kita ) dinamakan prosessDOWNLOAD.
Di bawah ini adalah alur nya :
Bentuk FTP
Bentuk dasar dari ftp adalah : ftp://host.domain
2 macam FTP berdasarkan hak akses nya :
1. FTP User
FTP user artinya ftp
yang dapat di akses dan memiliki permisi hanyadi batasi hanya untuk user tertentu. Karena ftp
user disertakan suatuautentifikasi bila kita akan mengakses ke dalam nya.
Format dari FTP user adalah :
2. FTP anonymous
FTP anonymous artinya, FTP yang disediakan secara anonymous/tanpa nama, dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses olehsiapapun dan biasanya tanpa password, ataupun bila di mintapassword,. Biasanya server meminta alamat email kita sebagaipassword nya untuk ferivikasi.
Contoh nya :
FTP Server
FTP Server adalah Komputer Server
yang memberikan akses FTP ke Intranet ( local) maupun Internet ( global).
Macam – macam software pembangun FTP server:
FTPd
pro-FTPd
Wu-FTPd
ftpX
Troll-FTPd
dll
FTP Client
FTP client adalah perangkat yang digunakan untuk melakukantransfer file dalam lingkungan internet menggunakan standar dariFTP
(File Transfer Protocol). Proses transfer
file dalam lingkunganinternet hampir sama seperti proses transfer dalam lingkungan DOS,hanya saja terdapat beberapa kelebihan.
FTP Client terdapat ( terinstall ) pada komputer kita, dan dapatmelakukan process
ftp ke Server yang memberikan akses FTP ( FTP-server).
Macam – macam FTP Client :
- FTP Client Under Windows:
Cute FTP .
WS_FTP
Get Right
Go!zilla
Coffe Cup
Kazza
dll.
- FTP Client Under UNIX :
telnet
axyFTP
wget
caitoo
cftp
curl
downloader
moxftp
ncftp
dll
- FTP
Client Under DOS ( MS-DOS Prompt)
Perintah – perintah Dasar FTP ( Basic FTP
Commands)
Beberapa perintah ( command)
yang sering dan sangatdiperlukan oleh user dalam melakukan proses ftp adalah sepertidi bawah ini :
·
open memulai ftp dan mengkoneksikan ftp ke server dari prompt ftp ( ftp> 
·
nlist, dir, ls daftar dari file – file yang ada di ftp
server.
·
cd berpindah direktori secara hirarki pada direktori ftp-server.
·
pwd memberikan informasi kepada user/ client di direktori aktif mana diaberada pada ftp
-server.
·
lls, lcd, lpwd perintah yang digunakan untuk memberikan informasi kepada kitadi direktori aktif mana kita berada pada komputer lokal
·
get perintah ini digunakan untuk mengambil file (download ) dari ft-server kekomputer local.
·
put perintah ini digunakan jika kita ingin menaruh ( upload) data ke ftp-server,dari komputer kita ke komputer server.
·
mput/mget perintah ini mirip dengan get dan put tetapi dipakai bila kita inginmengambil dan menaruh beberapa data secara langsung
·
prompt set prompt secara interaktif; “on” adalah bentuk prompt
yang lebihaman, dalam mode ini setiap multiple perintah di verifikasi,
“off” dalam mode inisetiap perintah seperti diragukan.
·
ascii/binary melakukan transfer data dalam bentuk format
file ascii (text) atausecara binary ( terkompile dalam bahasa mesin)
·
quit mengakhiri dan memutuskan hubungan ftp dari komputer kita ke komputerserver
( Connection Loss)
Cara Melakukan FTP :
- FTP melalui telnet :
Cara melalukan FTP melalui telnet tidak sulit, di bawah ini langkah – langkahmelakukan ftp melalui telnet :
Ø telnet dahulu ke mesin unix
Ø ketikkan perintah ftp,
Ø masukkan nama user anonymous ( bila ingin akses anonymous
)dan nama user kita sendiri ( login ) bila ingin mengakses ftp user.
Ø Masukkan password.
Ø
Klik Start->
Run…Ã kemudian pada kolom tersebut isikan telnet host.domain.Ã klick OK
|
Setelah terkoneksi, kita dapat melakukan perintah- perintah standar di prompt ftpkita.
Di bawah ini contoh melakukan ftp anonymous melalui telnet :
teenager riki (~): ftp ftp.unila.ac.id
Connected
to chosen.unila.ac.id.
220 chosen
Microsoft FTP Service (Version 4.0).
Name (ftp.unila.ac.id:riki): anonymous
331 Anonymous access allowed, send identity (e-mail name)
as password.
Password:
230 Anonymous user logged in.
Remote system type is Windows_NT.
ftp> hash
Hash mark
printing on (1024 bytes/hash mark).
ftp> bin
200 Type
set to I.
ftp> dir
227 Entering Passive Mode (192,168,1,212,13,233).
125 Data connection already
open; Transfer starting.
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 7 13:00 programming
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Aug 1 6:31 proxy_utility
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 7 11:43 scanner_utility
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 7 11:29 staroffice
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 7 12:50 unix
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 9 14:46 viral
dr-xr-xr-x 1 owner group 0 Apr 7 14:16 windows_9x
#
226 Transfer complete.
ftp>
|
- FTP melalui DOS
pada dasarnya FTP melalui DOS adalah sama dengan FTP melalui telnet, hanyasaja transfer data yang terjadi adalah dari Komputer local ( berbasis windows ) kekomputer Server.
Langkah – langkah nya adalah :
Ø buka MS-DOS prompt anda.
Ø Pindah ke direktori di mana tempat anda menyimpan file ( yangakan di download atau di upload).
Ø Memulai langkah ftp seperti pada FTP
telnet.
Di bawah ini contoh melakukan ftp melalui DOS.
- FTP melalui FTP Client Under Windows menggunakan WS-FTP
Aplikasi FTP untuk windows sering dipakai software bernama WS-FTP, yang pengunaannya lebih mudah dan lebih interaktif bagi pemakainya.
Menjalankan WS-FTP ( yang asumsinya sudah terinstall di windows anda)cukup di mulai dengan meng-klik dua kali icon nya pada desktop windows 9.x anda. Proses pertama di mulai dengan prosedur logon ( memasukkannama dan password Anda).Setelah berhasil melakukan prosedur logon,kita dapat melihat list direktori dan file yang terdapat di lokal maupun dariremote server. Pindah direktori dapat sangat mudah pada penggunaanWS-FTP, baik pindah direktori di lokal, maupun di remote karena semuafasilitas sudah tinggal meng-klik tombol ( button) saja. Begitu juga dalamhal transfer data, sangat mudah sekali, tinggal dipilih data mana yangakan kita download/upload, selebih nya tinggal memilih alur tanda panahnya saja.
berikut ini step by step penggunaan FTP Client menggunakan WS-FTP:
Menjalankan WS-FTP ( yang asumsinya sudah terinstall di windows anda)cukup di mulai dengan meng-klik dua kali icon nya pada desktop windows 9.x anda. Proses pertama di mulai dengan prosedur logon ( memasukkannama dan password Anda).Setelah berhasil melakukan prosedur logon,kita dapat melihat list direktori dan file yang terdapat di lokal maupun dariremote server. Pindah direktori dapat sangat mudah pada penggunaanWS-FTP, baik pindah direktori di lokal, maupun di remote karena semuafasilitas sudah tinggal meng-klik tombol ( button) saja. Begitu juga dalamhal transfer data, sangat mudah sekali, tinggal dipilih data mana yangakan kita download/upload, selebih nya tinggal memilih alur tanda panahnya saja.
berikut ini step by step penggunaan FTP Client menggunakan WS-FTP:
a.
Klik 2x Icon WS-FTP pada desktop Anda.
|
klik icon yang ada pada desktop,
Tips!!
Atau cari di menu
:
Startà programsà wsftp32
|
b.
Host ftp server
|
Isikan Password
|
username
|
ada session login isikan user,
password dan host tujuan
Jika menginginkan koneksi anonymous, cukup check sajabagian anonymous nya, dan isikan kolom password denganalamat email anda.Klik Tombol OK jika sudah selesai.
Tunggu beberapa saat, bila Anda berhasil login ke ftp-server,maka akan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini :
Daftar Direktori pada Server FTP
( Direktori remote).
|
Daftar Direktori pada komputer kita (lokal)
|
Daftar File pada Komputer kita (lokal)
|
Daftar File pada Server FTp (file remote).
|
c.
Proses transfer dapat di lihat dengan munculnya windows transfer status, yangdi nyatakan dalam persen. Dan transfer selesai bila ada keterangan tranfercomplete pada bagian bawah windows nya.
|
untuk memulai melakukan transfer data, pilih data
yang akan di download/ upload,dengan cara mengklik nama file/ direktori yang akan kita download/upload, setelahitu klik tombol bergambar panah ( panah ke kiri untuk download, panah ke kananuntuk upload).
d. untuk keluar dari WS-FTP,
Clik tombol Close pada bagian kiri bawah WS-FTP. Maka andaakan terputus koneksi dari servernya.
f. http
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang digunakan untuk
mentransfer dokumen/halaman dalam WWW (World Wide Web). HTTP
mendefinisikan bagaimana suatu pesan dapat diformat dan dikirimkan dari client
ke server atau sebaliknya. HTTP mengatur aksi apa saja yang harus dilakukan
oleh web server dan web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada
pada protokol HTTP ini.
Pengembangan standar HTTP dilaksanakan oleh
Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet
Engineering Task Force (IETF), yang menghasilkan publikasi beberapa dokumen
Request for Comments (RFC), antara lain RFC 2616 yang mendefinisikan tentang
HTTP/1.1. (dipublikasikan pada bulan Juni 1999).
g. https
HTTPS
singkatan dari HyperText
Transport Protocol Secure,
memiliki pengertian sama dengan HTTP tetapi dengan alasan keamanan (security), HTTPS
memberi tambahanSecure Socket Layer (SSL).
Umumnya website yang menggunakan HTTPS ini adalah website yang memiliki tingkat
kerawanan tinggi yang berhubungan dengan masalah keuangan dan privacy dari
pelanggannya seperti website perbankan dan investasi.
Teknologi
HTTPS protocol mencegah kemungkinan "dicurinya" informasi penting
(credit card adalah contoh yang paling serinf disebut-sebut) yang dikirimkan
selama proses komunikasi berlangsung antara user dengan web server (atau
sebaliknya). Secara teknis, website yang menggunakan HTTPS akan melakukan
enkripsi terhadap informasi (data) menggunakan teknik enkripsi SSL. Dengan cara
ini meskipun seseorang berhasil "mencuri" data tersebut selama dalam
perjalanan user web server, orang tersebut tidak akan bisa membacanya karena
sudah diubah oleh teknik enkripsi SSL.
Untuk mengenali suatu website menggunakan SSL atau tidak, cukup dengan memperhatikan informasi di depan alamat website pada browser. Apabila alamat website diawali dengan https:// maka bisa dipatikan website tersebut sudah menggunakan teknologi SSL. Cara lain yaitu dengan melihat "icon kunci" di pojok kanan bawah browser, apabila "icon" tersebut terlihat dalam posisi terkunci maka website tersebut aman.
Untuk mengenali suatu website menggunakan SSL atau tidak, cukup dengan memperhatikan informasi di depan alamat website pada browser. Apabila alamat website diawali dengan https:// maka bisa dipatikan website tersebut sudah menggunakan teknologi SSL. Cara lain yaitu dengan melihat "icon kunci" di pojok kanan bawah browser, apabila "icon" tersebut terlihat dalam posisi terkunci maka website tersebut aman.
h. dns
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system
yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang
mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa
digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau
e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Selain
digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network
atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
·
Mudah,
DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
·
Konsisten,
IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
·
Simple,
user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun
di Intranet.
DNS dapat
disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan
Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address.
Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke
komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan
menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa
IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer
anda dengan komputer lainnya.
i. dhcp
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan
pengalokasianalamat IP dalam satu jaringan. Sebuah
jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada
semua komputer secara
manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang
tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP.
Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP,
seperti default
gateway dan DNS server.
Cara Kerja
Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang
menggunakan arsitektur client/server, maka
dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP
Client.
·
DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan
layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada
semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows
Server 2003, atau GNU/Linuxmemiliki
layanan seperti ini.
·
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan
perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi
dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atauGNU/Linux) memiliki
perangkat lunak seperti ini.
DHCP server umumnya memiliki sekumpulan
alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap
klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang
ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala waktu penyewaan
alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta kepada server untuk
memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.
DHCP Client akan mencoba untuk mendapatkan “penyewaan”
alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:
1.
DHCPDISCOVER: DHCP client akan menyebarkan request secara
broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
2.
DHCPOFFER: Setelah DHCP Server mendengar broadcast
dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP
client.
3.
DHCPREQUEST: Client meminta DCHP server untuk menyewakan
alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server
yang bersangkutan.
4.
DHCPACK: DHCP server akan merespons permintaan dari
klien dengan mengirimkan paket acknowledgment.
Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya)
kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya
akan memulai proses binding dengan tumpukan
protokol TCP/IP dan
karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan.
Empat tahap di atas hanya berlaku bagi klien
yang belum memiliki alamat. Untuk klien yang sebelumnya pernah meminta alamat
kepada DHCP server yang sama, hanya tahap 3 dan tahap 4
yang dilakukan, yakni tahap pembaruan alamat (address renewal),
yang jelas lebih cepat prosesnya.
Berbeda dengan sistem DNS yang terdistribusi,
DHCP bersifat stand-alone,
sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data
alamat IP dalam sebuah DHCP
Server tidak akan
direplikasi ke DHCP
server lainnya. Hal
ini dapat menjadi masalah jika konfigurasi antara dua DHCP servertersebut
berbenturan, karena protokol IP tidak mengizinkan dua host memiliki alamat yang sama.
Selain dapat menyediakan alamat dinamis
kepada klien, DHCP Server juga dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien,
sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.
Catatan: DHCP server harus memiliki alamat IP yang
statis.
DHCP Scope
DHCP Scope adalah alamat-alamat IP yang dapat disewakan
kepada DHCP
client. Ini juga dapat dikonfigurasikan oleh seorang administrator dengan
menggunakan peralatan konfigurasi DHCP
server. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu
tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari.
Informasi mengenai DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian
disimpan di dalam basis data DHCP dalam DHCP server. Nilai alamat-alamat IP
yang dapat disewakan harus diambil dari DHCP Pool yang tersedia yang
dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi
DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasi DHCP Scope.
DHCP Lease
DHCP Lease adalah batas waktu penyewaan alamat IP yang
diberikan kepada DHCP client oleh DHCP Server. Umumnya, hal ini dapat
dikonfigurasikan sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan
beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau dalam Windows 2000 ke atas dapat
menggunakan Microsoft
Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagaiReservation.
DHCP Options
DHCP Options adalah tambahan pengaturan alamat IP yang
diberikan oleh DHCP ke DHCP client. Ketika sebuah klien meminta alamat IP
kepada server, server akan memberikan paling tidak sebuah alamat IP dan alamat subnet jaringan.
DHCP server juga dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa agar memberikan
tambahan informasi kepada klien, yang tentunya dapat dilakukan oleh seorang
administrator. DHCP Options ini dapat diaplikasikan kepada semua klien, DHCP Scope tertentu, atau kepada sebuah host
tertentu dalam jaringan.
Dalam jaringan berbasis Windows NT, terdapat
beberapa DHCP Option yang sering digunakan, yang dapat disusun dalam tabel
berikut.
NOMOR DHCP OPTION
|
NAMA DHCP OPTION
|
APA YANG DIKONFIGURASIKANNYA
|
003
|
Mengonfigurasikan default gateway dalam konfigurasi alamat IP.Default gateway merujuk kepada alamat router.
|
|
006
|
Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server
|
|
015
|
DNS Domain Name
|
Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server yang
menjadi “induk” dari DNS Server yang bersangkutan.
|
044
|
NetBIOS over TCP/IP Name Server
|
Mengonfigurasikan alamat IP dari WINS Server
|
046
|
NetBIOS over TCP/IP Node Type
|
Mengonfigurasikan cara yang digunakan oleh klien untuk
melakukanresolusi
nama NetBIOS.
|
047
|
NetBIOS over TCP/IP Scope
|
Membatasi klien-klien NetBIOS agar hanya dapat
berkomunikasi dengan klien lainnya yang memiliki alamat DHCP Scope yang sama.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar